Lontara-AR, Aplikasi Belajar Aksara Lontara dalam Bahasa Bugis

14:13

Lontara-AR, Aplikasi Belajar Aksara Lontara dalam Bahasa Bugis

Muhammad Hasbi, salah satu mahasiswa Magister Ilmu Komputer (S2) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) membuat sebuah aplikasi penunjang belajar aksara lontara yang merupakan aksara tradisional masyarakat Bugis yang berasal dari wilayah Sulawesi Selatan. Aplikasi tersebut diberinama Lontara – Augmented Reality (Lontara-AR). Sesuai nama yang diberikan, aplikasi ini dibuat dengan memanfaatkan teknologi AR, yaitu teknologi interaktif yang memungkinkan penggunanya mampu mengalami penampakan lingkungan fisik dunia nyata yang ditampilkan bersama penampakan digital tiga dimensi (3D).

Latar belakang dibuatnya aplikasi ini karena adanya kurikulum yang mengharuskan para pelajar di Sulawesi Selatan untuk belajar bahasa bugis dan aksara lontara pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Beberapa sekolah mengaku kesulitan dalam mengajarkan aksara lontara kepada siswanya dikarenakan huruf yang digunakan tidak familiar dan tidak sama dengan huruf alphabet yang biasa dipakai sehari-hari. Oleh karena itu aplikasi ini diharapkan mampu menjadi alat bantu pembelajaran untuk memudahkan siswa dalam mempelajari aksara lontara dan bahasa Bugis.

“Pemerintah Sulawesi Selatan memang mewajibkan mata pelajaran aksara lontara dan bahasa bugis pada materi muatan lokal untuk siswa SD sampai SMA. Tujuannya agar bahasa lokal ini tidak sampai punah,” jelas Hasbi.

01_siswa_mencoba_aplikasi_lontaraAplikasi Lontara-AR ini terdiri atas software dan alat pendukung yang penggunaannya saling melengkapi. Alat pendukung Lontara-AR berupa kumpulan kartu yang berisi QR Code khusus. QR Code tersebut jika digabungkan penggunaannya dengan software Lontara-AR pada mobile device bisa menampilkan penampakan 3D dari 23 huruf yang terdapat di aksara lontara, sekaligus menunjukkan bagaimana cara penulisan serta penggunaannya pada kata dalam bahasa bugis.

Sementara itu pada software lontara terdapat lima menu utama yang disajikan meliputi menu belajar, diskusi, tabel, latihan dan sejarah. Alat dukung kartu bisa digunakan saat mengakses menu belajar dan menu diskusi. Pada menu belajar alat pendukung digunakan untuk melihat bentuk huruf, cara penulisan dan pelafalannya. Sementara pada menu diskusi alat pendukung digunakan untuk menampilkan objek atau benda yang penulisannya menggunakan salah satu aksara lontara.

01_ujicoba_lontaraAplikasi ini juga telah diujicobakan pada 90 siswa dari 3 sekolah dasar yang ada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Hasilnya terdapat peningkatan yang signifikan pada kecepatan kemampuan pemahaman siswa dalam mempelajari aksara lontara. Selain itu para guru juga merasa terbantu dengan aplikasi ini, karena penyampaian materi pembelajaran menjadi lebih mudah dan menyenangkan bagi peserta didiknya. Hal tersebut menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Maros, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Maros yang ingin melakukan kerjasama terkait penyediaan aplikasi ini diseluruh sekolah dasar yang ada di Kabupaten Maros. Disampaikan Hasbi aplikasi ini sudah dapat diunduh secara gratis di google playstore. Untuk alat bantu dapat dibeli secara terpisah dengan harga yang cukup terjangkau.

02_ujicoba_lontara“Untuk kartunya memang kami jual tapi harganya tidak mahal, hanya sebagai ongkos pengganti cetak kartu sekitar lima puluh ribu rupiah saja. Sudah kami coba jika kartu ini difotocopy atau digandakan biasa maka tampilan AR tidak akan bisa muncul saat digunakan, karena kartu ini memang dibuat khusus,” jelas Hasbi. [dna]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share

GDP Logo
Nokia Logo
IBM Logo
Cisco Logo
Oracle Logo
NI Logo